Studi Kasus GBPUSD Tanggal 11 Agustus 2011


Tadi pagi sekitar jam 6 sebelum saya berangkat kuliah saya OP buy GBP/USD dengan alasan: coba anda lihat pada chart kiri pair GBPUSD, terlihat disitu ada candlestick yang naik turun dan naik tiba-tiba ketika dia break, jadi saya menyimpulkan bahwa area tersebut adalah area demand, namun sebelum saya buka posisi saya mempertimbangkan indikator lain dulu, coba anda lihat pada indikator demarker, yang ada dibawah, demarker sudah ada berada di lowernya, ini mengindikasikan bahwa price sudah jenuh jual, dan coba anda lihat pada lsma 1D price sudah ada di atasnya, hal ini mengindikasikan bahwa price sudah ada KECENDERUNGAN untuk naik, lalu saya memasang sl dibawah low candlestick sekitar 25 pips dan TP-nya bagaimana pergerakan price mudah-mudahan sampai ke supply.

Dan setelah saya tinggalkan sekitar 12 jam karena ada jadwal kuliah yang padet, voila,

Lihat, price sudah naik sekitar 70 pips dari area saya buy, tapi price kembali kedaerah demand lalu mantul lagi keatas dan sekarang berada sekitar 50 pips dari posisi buy saya yang masih saya tahan sampai saat ini. Saya akan menutup posisi apabila candlestick berubah arah atau membentuk bearish pattern. Nah gampang kan cara menganalisa kecenderungan arah suatu price hanya dengan supply and demand saja, memang membutuhkan waktu untuk mendeteksi secara akurat daerah supply and demand minimal 3 bulan lah, Selamat mencoba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s