Simpangan Baku, Teori

Simpangan Baku, mungkin pembaca sudah mengenal dengan istilah ini, terutama jika dia seorang maniak dalam statistika. Setidaknya kita telah mempelajarinya ketika kita duduk di bangku SMA baik jurusan IPA maupun IPS, gak tau deh kalau jurusan Bahasa, mereka tetap mempelajarinya atau tidak. Namun kadang kita bertanya-tanya “sebetulnya Simpangan Baku/Standar Deviasi tuh digunakan buat apa sih?”. Disini akan saya bahas salah satu pengaplikasiannya. Namun sebelum kita masuk kedalam pengaplikasiannya alangkah baiknya kita bahas teorinya dulu. (jangan protes)

Simpangan Baku atau sering disebut Standar Deviasi (SD) adalah merupakan suatu rumus matematika yang mengukur bagaimana data-data nilai tersebar. Simpangan Baku tersebut diperkenalkan oleh Karl Pearson pada tahun 1894, dalam bukunya On the dissection of asymmetrical frequency curves. dan ditemukan bahwa untuk sekelompok data yang kita anggap terdistribusi secara normal maka prosentase data yang ada dalam rentang :

SD 0.6745 = 50.00 %
SD 1.0000 = 68.26 %
SD 2.0000 = 95.46 %
SD 3.0000 = 99.73 %
SD 4.0000 = 99.86 %
SD 5.0000 = 99.93 %
SD 6.0000 = 99.96 %

Nah artinya apa prosentase tersebut? artinya begini, jika kita lihat dari batas SD +-1, kita mengetahui bahwa kemungkinan data menyebar pada rentang tersebut sebesar 68.26 %, dengan kata lain ada kemungkinan sebesar %31.74 penyebaran data melewati rentang SD+-1.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s